Mbak Una Dilantik Jadi Ketua TP-PKK Situbondo
03 Mar
Mbak Una Dilantik Jadi Ketua TP-PKK Situbondo

SURABAYA - Husna Laili, istri Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Situbondo periode 2025-2030.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Una itu dilantik oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Dardak di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu, 02 Maret 2025.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, serta para bupati dan wali kota se-Jawa Timur.

Usai dilantik, Ketua TP-PKK Kabupaten Situbondo, Mbak Una berkomitmen untuk menjalankan 10 program PKK dengan penuh tanggung jawab. "Bersama anggota kami siap mengoptimalkan program-program prioritas dan rencana strategis PKK, serta bersinergi dengan program Pemkab Situbondo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mbak Una mengatakan, bahwa sinergi antara PKK Kabupaten dan PKK Provinsi Jawa Timur menjadi pilar utama dalam mewujudkan berbagai program kesejahteraan masyarakat. Salah satunya penguatan Posyandu sebagai upaya menekan angka stunting di Kota Santri.

"Alhamdulillah, pelantikan berjalan dengan lancar. Kami siap mensupport program-program Pemkab Situbondo, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat. Seperti pelaksanaan Posyandu," beber perempuan asal Lampung itu.

Ia menyampaikan, pihaknya akan menggerakkan kader PKK mulai dari tingkat RT, desa, kecamatan hingga kabupaten untuk bersama-sama menekan angka stunting. Langkah konkritnya dengan meningkatkan intensitas pemeriksaan bayi dan balita, sosialisasi pola makan sehat, serta edukasi bagi ibu hamil dan menyusui.

"Pesan dari Ibu Gubernur tadi sangat jelas, yaitu memperkuat Posyandu sebagai ujung tombak dalam menekan kasus stunting. Oleh karena itu, kami akan menggerakkan seluruh kader PKK untuk aktif dalam program ini," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyatakan bahwa Pemkab Situbondo bakal mendukung penuh program-program TP-PKK. "Kami akan memberikan dukungan penuh bagi program PKK, terutama dalam penanganan stunting. Para penyuluh kesehatan akan ditugaskan untuk melakukan pengecekan kesehatan ibu dan anak secara berkala. Sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin," katanya.

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya program Posyandu sebagai garda terdepan dalam penanganan stunting. "Harapannya stunting di kabupaten/kota di Jawa Timur bisa kita tekan semaksimal mungkin," terang Mantan Mensos RI ini.

 

(Diskominfo Situbondo)