ODGJ Pulih di Panarukan Dilatih Keterampilan Membuat Lilin untuk Tingkatkan Produktivitas
Situbondo - UPT Puskesmas Panarukan menggelar pelatihan pembuatan kerajinan lilin bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah sembuh sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kreativitas, produktivitas, dan kemandirian mereka, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan pasien ODGJ yang telah pulih dan didampingi tenaga kesehatan serta kader kesehatan jiwa. Dalam pelatihan itu, peserta diajarkan cara membuat lilin mulai dari proses pencampuran bahan, pencetakan, hingga tahap finishing dengan memanfaatkan minyak jelantah.
“Kegiatan yang melibatkan pasien ODGJ yang sudah sembuh ini didampingi tenaga kesehatan dan kader kesehatan jiwa. Para peserta diajarkan cara membuat lilin mulai dari proses pencampuran bahan, pencetakan, hingga tahap finishing. Proses pembuatan lilin ini menggunakan minyak jelantah,” kata Kepala UPT Puskesmas Panarukan, dr Yuni Verosita.
Menurut dr Yuni, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan pemberdayaan ODGJ agar mereka memiliki aktivitas positif sekaligus mampu mengembangkan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu para ODGJ yang sudah sembuh meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, dan keterampilan yang berpotensi menjadi sumber penghasilan atau ekonominya,” ujar dr Yuni.
Selain menjadi sarana terapi aktivitas kelompok, pelatihan kerajinan lilin ini juga diharapkan mampu mengurangi stigma masyarakat terhadap ODGJ. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dinilai penting agar para penyandang gangguan jiwa dapat terus berkembang dan berperan aktif di tengah masyarakat.
“Hasil kerajinan lilin yang dibuat menunjukkan kreativitas dan semangat mereka dalam belajar keterampilan baru. UPT Puskesmas Panarukan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang mendukung pemulihan dan peningkatan kualitas hidup ODGJ di wilayah kerjanya,” jelas dr Yuni.
Ia menambahkan, pelatihan keterampilan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kreativitas sekaligus membuka peluang usaha bagi ODGJ yang telah sembuh agar lebih percaya diri dan produktif.
“Kita latih ODGJ dari wilayah Panarukan. ODGJ yang sudah dilatih ketrampilan yakni ODGJ yang sudah pulih dan mandiri dan sudah mampu mengerjakan aktivitas sehari-hari. Untuk mengisi kekosongan waktu mereka di rumah, maka maka UPT Puskesmas Panarukan melakukan pemberdayaan dan pelatihan ketrampilan. Tujuannya agar mereka tidak kambuh,” pungkas dr Yuni.
(Diskominfo Situbondo)
Dibaca : 3X


Pemerintah Kabupaten Situbondo