Ustadzah Apresiasi Kenaikan Insentif Guru Ngaji di Situbondo
SITUBONDO - Insentif guru ngaji di masa kepemimpinan Bupati Situbondo, Karna Suswandi dan Wabup, Nyai Hj Khoirani, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dari yang awalnya Rp 1,1 juta per tahun menjadi Rp 1,5 juta per tahun.
Kenaikan tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa dari guru ngaji di Situbondo.
Salah satunya, Ustadzah Siti Maryam (52), warga Kampung Dawuhan Parse, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo ini mengatakan, dirinya mengapresiasi kenaikan insentif guru ngaji tersebut.
"Terima kasih saya sampaikan kepada Pak Karna dan Nyai Khoi, dengan kenaikan insentif ini membuktikan beliau-beliau adalah pemimpin yang peduli dengan kesejahteraan guru ngaji," ujarnya, Rabu (19/1/2022).
Ustadzah Siti Maryam mengungkapkan, uang dari insentif guru ngaji tersebut ia gunakan untuk operasional kegiatan belajar-mengajar di Mushalla Miftahul Jannah tempatnya mengajar.
"Saya pergunakan untuk membeli makan untuk santri dan fotocopy lembar soal seminggu sekali. Selain itu, lomba-lomba saat Maulid Nabi Muhammad SAW," ucapnya.
Lebih lanjut, Ustadzah Siti Maryam berharap, insentif guru ngaji bisa dinaikkan lagi oleh pemerintah daerah. "Saya menerima insentif dari Pemkab Situbondo sudah 3 kali ini. Dan itu di periodenya Pak Karna ini bisa mengalami kenaikan signifikan. Tentunya harapannya bisa progam ini bisa berlanjut dan naik lagi nominalnya," bebernya.
Ustadzah Siti Maryam menjelaskan, dirinya menjadi ustadzah sejak tahun 2014. "Sudah sekitar 6 tahun. Alhamdulillah jumlah santri saya di Mushalla Miftahul Jannah sekitar 42 orang," pungkasnya.
Untuk diketahui, Pemkab Situbondo, menaikan insentif guru ngaji dari Rp 1,1 juta per tahun, menjadi Rp 1,5 juta per tahun. Guna merealisasikan program itu pemerintah setempat menggelontorkan anggaran hingga Rp 8 miliar di APBD 2021. Dengan penerima sekitar 4.700 guru ngaji se-Situbondo. (Humas & Protokol).
Dibaca : 216X



Pemerintah Kabupaten Situbondo