Situbondo Gelar Dzikir dan Selawat Kebangsaan di HUT ke-80 RI dan Harjakasi ke-207
SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menggelar dzikir, selawat, dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus peringatan Hari Jadi ke-207 Kabupaten Situbondo (Harjakasi), Senin (18/8/2025) malam.
Acara bertajuk Shalawat Kebangsaan itu dipusatkan di Alun-Alun Situbondo dan dihadiri ribuan warga. Hadir pula penceramah KH R. Achmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang juga cucu Pahlawan Nasional KHR As’ad Syamsul Arifin.
Dalam tausiahnya, Kiai Azaim mengajak jamaah meneladani perjuangan KHR As’ad Syamsul Arifin serta mendoakan para pahlawan bangsa.
“Segala pahala kebaikan dari majelis dzikir dan selawat kebangsaan ini kita hadiahkan kepada arwah para pejuang yang telah mendahului kita,” ujarnya.
Kiai Azaim juga mengingatkan pentingnya merenungkan bait kedua dan ketiga lagu Indonesia Raya karya WR Supratman yang jarang dinyanyikan secara utuh.
Menurutnya, bait tersebut menyimpan doa dan pesan mendalam tentang kesuburan tanah air, kebahagiaan rakyat, hingga janji menjaga keabadian Indonesia.
“Seakan penggalan kalimat ini hampir sirna dari negeri kita karena jarang dibaca. Semoga dengan meneladani jasa para pahlawan, kita kembali dihidupkan semangat merawat bangsa ini dengan lebih baik,” tegasnya.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau akrab disapa Mas Rio, menilai tausiah tersebut menjadi pengingat penting agar masyarakat tidak melupakan pesan para pejuang.
“Kiai Azaim mengajak kita untuk kembali ‘on the track’, bahwa kemerdekaan ini adalah warisan perjuangan yang harus kita rawat dan teruskan,” kata Mas Rio.
Dibaca : 119X



Pemerintah Kabupaten Situbondo