Rutan Situbondo Panen 116 Kg Lele, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pembinaan Warga Binaan
28 Nov
Rutan Situbondo Panen 116 Kg Lele, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pembinaan Warga Binaan

SITUBONDO — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo kembali membukukan capaian positif melalui program pembinaan kemandirian warga binaan.

Pada Jumat (28/11), rutan tersebut memanen 116 kilogram ikan lele hasil budidaya yang dikelola langsung oleh warga binaan.

Panen dilakukan di area brandgang Rutan Situbondo dengan melibatkan Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, staf pembina kemandirian, serta warga binaan yang mengikuti program bimbingan kerja.

Budidaya lele ini menjadi salah satu kegiatan yang dikembangkan dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait penguatan ketahanan pangan.

Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan internal rutan, tetapi juga menjadi wadah pelatihan keterampilan bagi warga binaan.

Melalui kegiatan budidaya, mereka dilatih untuk mengelola kolam, merawat ikan, hingga memahami proses panen yang benar.

Rutan Situbondo menilai pembinaan berbasis Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta program.

“Panen lele ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kemandirian di Rutan Situbondo berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi warga binaan," ujar Kepala Rutan Situbondo, Suwono.

Kegiatan budidaya ini, lanjut Suwono sejalan dengan Program Asta Cita Presiden serta akselerasi pembinaan pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan.

"Saya berharap keterampilan yang diperoleh para WBP dapat menjadi bekal berharga saat kembali ke masyarakat, sehingga mereka mampu mandiri dan produktif,” ungkapnya.

Dengan peningkatan hasil panen yang konsisten, Rutan Situbondo berkomitmen memperluas dan memperkuat kegiatan pembinaan serupa.

Program kemandirian tersebut diharapkan menjadi bagian dari transformasi pemasyarakatan yang mendorong warga binaan menjadi lebih siap, terampil, dan berdampak positif bagi masyarakat setelah bebas.

 

(Diskominfo Situbondo)


Dibaca : 57X