Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkab Situbondo dan PMI Provinsi Jatim Lakukan Penyemprotan Densifektan
04 Aug
Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkab Situbondo dan PMI Provinsi Jatim Lakukan Penyemprotan Densifektan

SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten Pemkab Situbondo dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur melakukan penyemprotan densifektan di tiga kecamatan, Rabu (4/8/2021). Yaitu, Kecamatan Situbondo, Panji dan Asembagus.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo terus melakukan segala upaya untuk menghentikan penyebaran virus Corona di Kota Santri. Salah satunya dengan penyemprotan densifektan. "Kami terus berusaha bagaimana caranya kurva penyebaran Covid-19 ini melandai," ujarnya saat melepas pemberangkatan truk tangki PMI Provinsi Jatim yang mengangkut densifektan di Pendopo Graha Amukti Praja.

Orang nomor satu di Kota Santri ini mengungkapkan, penyemprotan densifektan akan dilakukan disepanjang jalan di tiga kecamatan tersebut. Mulai dari jalan Cendrawasih, Merak, Jaksa Agung, PB Sudirman, depan kantor Kemenag, lampu merah Hotel Sarworini, WR Supratman, Anggrek, depan RSUD dr Abdoer Rahem.

Kemudian berlanjut ke, Desa Talkandang, depan Koperasi Raung, jalan Sucipto, Wijaya Kusuma, Seroja, Ahmad Yani, Basuki Rahmat, jalan Madura, Irian Jaya, Bawean, Sepudi, jalan Jawa, Ijen, Argopuro, Pasar Panji dan menuju ke Kecamatan Asembagus.

"Kami optimis langkah ini (penyemprotan densifektan -red) ini bisa berdampak positif dalam menekan angka penyebaran virus Corona di Situbondo," tegasnya.

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini berpesan, kepada masyarakat Situbondo untuk terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, dengan melakukan 5M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak satu sama lain, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. "Tentunya cara tersebut sangat mudah dan murah untuk kita lakukan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bung Karna juga berharap, masyarakat untuk mengikuti vaksinasi masal Covid-19. Sehingga imun tubuh meningkat dan tidak mudah terpapar virus Corona. "Kami ingin tegaskan bahwa vaksin itu aman dan halal untuk digunakan," pungkasnya. (Humas).


Dibaca : 39X