Produk UMKM Situbondo Curi Perhatian Peserta APKASI Otonomi Expo 2025
03 Sep
Produk UMKM Situbondo Curi Perhatian Peserta APKASI Otonomi Expo 2025

SITUBONDO - Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Situbondo berhasil mencuri perhatian peserta pada ajang APKASI Otonomi Expo 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Provinsi Banten.

Ajang APKASI Otonomi Expo 2025 dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo mengapresiasi pertisipasi dan kreativitas daerah yang mampu menghasilkan produk berdaya saing maupun global.

Ajang APKASI Otonomi Expo 2025 diikuti 416 peserta dari kabupaten/kota se-Indonesia itu. Stand UMKM Pemkab Situbondo sukses menjadi salah satu yang paling populer dan menarik perhatian pengunjung.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo Edy Wiyono menyampaikan, dalam ajang tersebut Kota Santri memperkenalkan produk-produk unggulannya. Mulai dari kopi, tembakau thambeng, mangga, rengginang, abon ikan cakalang, tuna, ayam, kerajinan kayu jati, kerajinan tangan hingga udang vanamei.

"Beberapa kepala daerah yang berkunjung ke stand UMKM Pemkab Situbondo tertarik untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha UMKM Situbondo. Dan alhamdulillah juga stand kita di ajang APKASI Otonomi Expo 2025 mendapat perhatian dari pengunjung," ujarnya, Rabu, 03 September 2025.

Edy menambahkan, selain ketertarikan dari berbagai pihak yang menjadi kebanggaan Situbondo telah dinobatkan menjadi Kabupaten UMKM. "Ini menjadikan Situbondo sebagai satu-satunya Kabupaten UMKM di ajang APKASI Otonomi Expo 2025," terangnya.

Mantan Kepala Bapenda Situbondo ini menegaskan, produk UMKM Situbondo mampu bersaing di pasar nasional dan internasional. Sebab, pelaku UMKM sangat inovatif.

"Pada ajang ini, stand produk unggulan Situbondo benar-benar menjadi primadona pengunjung dan para pengusaha yang datang di ajang APKASI Otonomi Expo 2025. Luar biasa antusiasme pengunjung," ujarnya.

Menurut Edy, Presiden Direktur PT. Turkodom Investasi Konsorsium menyatakan ketertarikannya pada produk kopi dan kerajinan kerang dari Kabupaten Situbondo. "Bahkan beliau berencana memperkenalkan kopi Situbondo kepada calon pembeli potensial di Jepang serta mengagendakan kunjungan langsung ke Situbondo. Ini peluang bagus untuk kita," imbuhnya.

Selain pihak swasta, sambung Edy, beberapa pemerintah kabupaten juga melirik Situbondo sebagai mitra kerja sama. "Ada Kabupaten Sleman, Tapanuli Utara, dan Jombang. Mereka tertarik mempelajari manajemen UMKM Situbondo, khususnya dalam pengembangan kopi arabika yang dinilai memiliki nilai tambah tinggi di pasar," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua APKASI, Bursah Zarnubi mengungkapkan, kerajinan kerang Situbondo sebagai produk unik dan inovatif. "Desainnya keranjang berbahan kerang dari Situbondo sangat menarik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke pasar lebih luas," katanya.


(Diskominfo Situbondo)


Dibaca : 130X