Pemkab Situbondo Gelar Penghargaan Anugerah Inovasi Daerah
SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset Daerah (Bapperida) setempat menggelar penghargaan anugerah inovasi daerah 2025, Kamis, 16 Oktober 2025.
Acara yang berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo itu dihadir langsung oleh Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Ketua TP-PKK Husna Laili, dan jajaran Forkopimda serta Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Situbondo.
Dalam kesempatan itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, ada empat katagori yang dilombakan dalam penghargaan anugerah inovasi daerah Tahun 2025 ini. Yakni pendidikan, perangkat daerah, RSUD, Puskesmas serta kategori kecamatan dan kelurahan.
"Ajang ini sudah bagus. Namun saya minta pada tahun depan Bapperinda menggelar ajang ini harus lebih spektakuler," ujarnya.
Ke depan, Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini berharap, untuk kategori anugerah inovasi daerah agar diperluas. Sehingga, tidak hanya empat katagori saja.
"Misalnya, ada kategori dinas paling bersih, gang perumahan paling bersih atau dibuat katagori yang lainnya. Sehingga eventnya lebih menggema," tegasnya.
Secara khusus, Mas Rio mengapresiasi RSUD Asembagus yang meraih juara 1 dengan inovasi program lintas batas dan Puskesmas, serta kepada beberapa sekolah yang masuk kategori juara. Sebab, sangat sesuai dengan program Situbondo Naik Kelas.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Situbondo Sugiyono mengungkapkan, bahwa kegiatan anugerah inovasi diadakan untuk mendorong Situbondo Naik Kelas. "Kategori Inovasi ini akan bertambah bagi pertumbuhan ekonomi, dan tingkat kesejahteraan masyarakat Situbondo," katanya.
Sugiyono menambahkan, untuk peraih juara inovasi ke depan ditargetkan harus lebih baik dari ajang tahun ini.“Dari empat katagori tersebut akan terus kita dorong untuk realisasi iklim investasi yang berkelanjutan sebagai penetrasi persoalan," ungkapnya.
Lintas Batas RSUD Asembagus Situbondo Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Daerah Tahun 2025
Di sisi lain, Dokter RSUD Asembagus dr. Andhika Pramana menyampaikan, inovasi lintas batas volume 1 ini merupakan layanan insiden trauma RSUD Asembagus Tuntas, dimulai dari pelayanan pra hospital, pelayanan intra hospital dan pelayanan post hospital.
"Inovasi ini merupakan langkah konkrit dalam optimalisasi pelayanan gawat darurat medis yang dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak, serta melaksanakan berbagai kegiatan berupa koordinasi bersama dengan tim PSC Dinkes Kabupaten Situbondo, melakukan bimtek bersama tenaga kesehatan, melaksanakan edukasi awam kepada para stakeholder non nakes," kata.
Menurutnya, inovasi lintas batas volume 1 ini melakukan inovasi peningkatan pelayanan secara komprehensif pada tiga aspek. Yakni pelayanan pra hospital, pelayanan intra hospital dan pelayanan post hospital.
"Program ini memberikan pelayanan mengantar dan mendampingi pasien sampai kedaerah tujuan dalam radius Kecamatan Banyuputih, Asembagus, Jangkar, dan Arjasa dengan menggunakan fasilitas ambulans bagi pasien yang masuk rumah sakit, dan telah menerima tindakan operasi oleh spesialis ortopedi dan traumatologi untuk meminimalisir trauma saat diperjalanan pulang sehingga membantu mempercepat proses pemulihan," pungkas dr. Andhika Pramana.
(Diskominfo Situbondo)
Dibaca : 36X



Pemerintah Kabupaten Situbondo