Kontes Ternak Situbondo Diikuti 143 Sapi dan 26 Domba
29 May
Kontes Ternak Situbondo Diikuti 143 Sapi dan 26 Domba

SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) setempat menyelenggarakan event Kontes Ternak Situbondo. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 27-29 Mei 2024 di Lapangan Batalyon 514 Kotakan. 

 

Kepala Disnakan Kabupaten Situbondo, Achmad Djunaidi menyampaikan, dalam event ini ada 143 ekor sapi dan 26 domba Sapudi. Total keseluruhan 169 ekor. 

 

"Sapi dan domba Sapudi peserta kontes ternak berasal dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Situbondo. Ternak-ternak ini sudah divaksin," ucapnya. 

 

Djunaidi melanjutkan, tim juri event Kontes Ternak Situbondo ada lima orang, yang terdiri dari satu orang dari BBIB Singosari, dua orang dari akademisi, satu orang ekspert sapi potong dan satu orang dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. 

 

"Mereka adalah para juri yang profesional yang sudah malang melintang dalam penjurian di beberapa kontes ternak. Dan yang pasti mereka memiliki kecakapan dalam penyeleksian ternak kontes," imbuh Kepala Disnakan Kabupaten Situbondo. 

 

Lebih lanjut, Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Situbondo ini mengatakan, ada delapan katagori untuk sapi dalam event Kontes Ternak Situbondo ini. Yakni katagori ekstrem, calon kereman hasil IB, induk hasil IB, induk PO Brahman, calon induk hasil IB. Kemudian, calon induk hasil PO Brahman, pedet betina hasil IB, dan pedet betina hasil PO. 

 

Sementara itu, untuk domba Sapudi ada dua katagori. Yaitu, domba Sapudi jantan serta domba betina. "Total hadiah Kontes Ternak Situbondo 2024 ini sebesar Rp116 juta," tegas Djunaidi. 

 

Di tempat yang sama, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengungkapkan, tema event Kontes Ternak Situbondo Tahun 2024 ini adalah "kebangkitan sektor peternakan sebagai ujung tombak ketahanan pangan menuju Situbondo berjaya". 

 

"Harapannya para peternak mendapatkan bibit ternak yang berkualitas dalam rangka peremajaan, motivasi dan merangsang peternak untuk memproduksi bibit ternak yang berkualitas, memberi penghargaan kepada peternak yang berprestasi, melakukan promosi calon bibit ternak yang berkualitas, dan meningkatkan nilai jual bibit ternak," ucapnya. 

 

(Prokopim Situbondo)


Dibaca : 220X