Kebersamaan dan Doa Jamaah Warnai Puncak Ancak Agung di Situbondo
Situbondo – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Alun-Alun Situbondo pada Senin malam (25/8/2025).
Ribuan jamaah dari berbagai penjuru kecamatan memadati jantung kota Situbondo untuk mengikuti Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.
Kegiatan religius ini merupakan puncak rangkaian Kirab Ancak Agung yang setiap tahun digelar Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam rangka memperingati kelahiran junjungan Nabi Besar Muhammad SAW.
Malam itu, lantunan shalawat dan dzikir bergema indah, memecah kesunyian malam sekaligus menghadirkan suasana spiritual yang begitu mendalam.
Dzikir dan shalawat dipimpin langsung oleh ulama kharismatik Situbondo, KHR. Muhammad Kholil As’ad Syamsul Arifin.
Suara beliau yang teduh dan penuh penghayatan membuat ribuan jamaah larut dalam suasana haru.
Tidak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata karena begitu terhanyut dalam lantunan doa dan pujian kepada Rasulullah SAW.
Acara istimewa ini turut dihadiri oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, bersama Wakil Bupati Ulfiyah. Hadir pula jajaran Forkopimda, para tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang bersama-sama berbaur dengan jamaah.
Kehadiran para pemimpin daerah di tengah masyarakat menambah kehangatan dan semangat kebersamaan dalam acara tersebut.
Dalam tausiyahnya, KHR. Muhammad Kholil As’ad menyampaikan pesan penuh makna. Beliau menegaskan bahwa berkumpulnya umat dalam acara peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat cinta kepada Rasulullah SAW.
“Semoga kumpulnya dan hadirnya kita semua di pengajian Maulid Nabi ini, semoga berkumpul bersama Kanjeng Nabi. Semoga Situbondo dibimbing Allah dan mendapat pertolongan Allah. Kita ngumpul berharap kepada Allah, tak lepas dari Allah, berada dalam bimbingan Nabi dan pewaris Nabi, baik di dunia maupun di akhirat,” dawuh KH. Kholil As’ad, yang langsung disambut haru oleh ribuan jamaah.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana.
Setelah itu dilanjutkan dengan lantunan Shalawat Nariyah yang menggema di seluruh alun-alun, mengajak semua hadirin ikut bershalawat dengan penuh rasa cinta.
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang sarat nasihat, kemudian ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh KH. Kholil As’ad.
Doa-doa yang dipanjatkan mengalir tulus, memohon agar Situbondo selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari marabahaya, dan senantiasa diberkahi keberkahan dari langit dan bumi.
Melalui terselenggaranya pengajian akbar ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap nilai religius, semangat kebersamaan, dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Alun-Alun Situbondo malam itu benar-benar menjadi lautan manusia yang dipersatukan oleh satu cinta: cinta kepada Rasulullah SAW. Sebuah momentum yang tidak hanya menghidupkan syiar Islam, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan yang semakin erat di tengah masyarakat Situbondo.
Dibaca : 125X



Pemerintah Kabupaten Situbondo