Ingat Dawuh Kiai, Bupati Situbondo Dorong Baznas Jadi Kolaborator Kumpulkan Zakat ASN
07 Oct
Ingat Dawuh Kiai, Bupati Situbondo Dorong Baznas Jadi Kolaborator Kumpulkan Zakat ASN

SITUBONDO-Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menjadi kolaborator utama dalam pengumpulan zakat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Hal itu disampaikan Bupati dalam acara Kemenag Bersemi (Bedah Rumah Sejahtera Ekonomi) Tahun 2025 yang digelar di Dusun Krajan, Desa Jatibanteng, Kecamatan Jatibanteng, Selasa 7 Oktober 2025.

Menurut Mas Rio (sapaan akrabnya), potensi zakat ASN di Situbondo sangat besar dan perlu dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Saya minta Baznas untuk menjadi kolaborator atau agregator dari kepentingan zakat semua umat muslim di Situbondo. Karena zakat itu wajib, dan saya dapat dawuh dari beberapa kiai, saya kira itu benar," ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini zakat ASN yang terhimpun melalui Baznas baru berasal dari pejabat eselon II dan III.

Ke depan, ia berharap pengumpulan zakat dapat diperluas agar potensi zakat ASN benar-benar maksimal.

"Mungkin bisa lebih dari Rp1 miliar kalau semua ASN, hampir 7.000 orang, menunaikan zakat sesuai ketentuan syariat," kata Bupati.

Meski begitu, Mas Rio menegaskan bahwa penerapan kewajiban zakat bagi ASN tidak akan dilakukan secara paksa.

"Selama ini kita punya kekhawatiran juga karena secara psikologis mereka juga butuh. Yang bisa kita lakukan adalah encouraging, merayu mereka untuk berzakat. Nantilah kita pertimbangkan kalau memang harus diwajibkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati mengapresiasi program Bedah Rumah dan Modal Usaha Sinergi Kemenag, Baznas, dan Pemkab Situbondo yang baru dimulai tahun ini.

Program ini tidak hanya fokus pada perbaikan rumah, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta per penerima.

"Ini program yang bagus. Tidak hanya bedah rumah, tapi juga ada modal usaha. Mudah-mudahan bisa terus berkolaborasi,” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Kemenag Situbondo Muhammad Mudhofar menjelaskan, program Kemenag Bersemi merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat ASN Kemenag yang dikembalikan kepada masyarakat sekitar, terutama kalangan pendidikan Islam.

"Sasarannya adalah siswa madrasah, santri pesantren, dan warga kurang mampu yang rumahnya perlu dibantu. Ini menjadi program prioritas Kemenag Situbondo,” ungkap Mudhofar.

Ia menargetkan program tersebut dapat terus berlanjut setiap tahun.

"Tahun ini baru kita mulai, dan kita targetkan bisa dua sampai tiga rumah setiap tahun. Syukur kalau potensi zakat semakin besar, maka bantuan juga bisa semakin banyak," tambahnya.

 

(Diskominfo Situbondo)


Dibaca : 65X