Disnak Jatim Apresiasi Inseminator, Situbondo Jadi Tulang Punggung Populasi Sapi
21 Aug
Disnak Jatim Apresiasi Inseminator, Situbondo Jadi Tulang Punggung Populasi Sapi

SITUBONDO – Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Mangaran, Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, pada Rabu (20/8).

Agenda ini dalam rangka penilaian petugas inseminasi buatan (IB) berprestasi tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Indyah Aryani, menyampaikan bahwa penghargaan petugas IB berprestasi merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada inseminator yang telah bekerja penuh dedikasi.

“Petugas IB adalah garda terdepan dalam melayani peternak. Mereka hadir kapan saja, tanpa mengenal hujan atau panas, saat ada sapi sakit maupun saat peternak membutuhkan layanan kawin suntik. Karena itu, penghargaan ini adalah bentuk terima kasih sekaligus motivasi,” ungkap Indy.

Indy menjelaskan, indikator penilaian meliputi kinerja, integritas, totalitas, militansi, keilmuan, dan pelayanan. Peserta berasal dari seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Selain penilaian, Disnak Jatim juga berencana menggelar sarasehan petugas IB untuk meningkatkan kapasitas inseminator, dokter hewan, dan pengawas bibit sapi.

“Kami sangat mengapresiasi Situbondo yang kini menempati posisi ketiga populasi ternak terbanyak di Jawa Timur, dengan 155 ribu ekor sapi serta domba dan kambing dalam jumlah besar. Harapannya Situbondo bisa menjadi tulang punggung Jawa Timur dalam mendukung peningkatan populasi ternak,” tambah Indy.

Situbondo Angkat Branding Sapi Lokal

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turut menyampaikan apresiasi kepada para tokoh dan pelaku peternakan yang telah mengangkat branding sapi lokal Situbondo.

“Dengan branding ini, sapi-sapi Situbondo semakin dikenal luas. Kami akan terus mendorong branding tersebut dan memperkuat kolaborasi dengan Disnak Provinsi maupun Dinas Peternakan Kabupaten Situbondo,” ujar Wabup Ulfi.

Populasi Ternak Jadi Penopang Ekonomi Warga

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Achmad Djunaidi, menekankan pentingnya peran petugas IB dalam peningkatan populasi ternak.

“Tingkat kelahiran sapi potong di Situbondo mencapai 57 ribu ekor pedet per tahun. Setiap Sabtu, pedet-pedet ini dikirim dengan truk ke berbagai daerah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Jakarta. Hal ini menjadi bukti kualitas sapi Situbondo yang sudah diakui,” jelas Djunaidi.

Selain itu, Djunaidi menegaskan bahwa sektor peternakan juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat Situbondo.

“Bagi petani, sapi dan kambing bukan hanya ternak, tetapi juga tabungan untuk biaya pendidikan anak. Banyak generasi muda Situbondo yang berhasil menempuh pendidikan tinggi berkat usaha orang tua mereka memelihara ternak,” ujarnya.

Saat ini, seluruh petugas inseminator di Situbondo telah memiliki sertifikat resmi, sehingga mutu layanan inseminasi buatan di daerah ini semakin terjamin.

 

(Diskominfo)


Dibaca : 134X