Dapat Arahan Menko Kemaritiman dan Investasi, Satgas Covid-19 Situbondo Siap Kerja Ekstra
11 Jul
Dapat Arahan Menko Kemaritiman dan Investasi, Satgas Covid-19 Situbondo Siap Kerja Ekstra

SITUBONDO - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Situbondo mengikuti video conference (Vicon) Rapat Koordinasi (Rakor) Pembatasan Mobilitas selama PPKM Darurat Jawa dan Bali, Minggu (11/7/2021). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan.

Seusai mengikuti acara, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, sepekan kedepa ini pihaknya siap bekerja ekstra untuk melakukan langkah-langkah pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Santri. "Sesuai arahan bapak menteri tadi, kita diminta kerja lebih keras lagi," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini mengatakan, pihaknya akan terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, hingga ke pelosok desa. "Sampai saat ini kisarannya di angka 20 persen. Kita upayakan untuk terus meningkatkan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya telah menggandeng tokoh agama dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Situbondo. "Tadi sudah kita kumpulkan pengurus NU, Muhammadiyah, FKUB, LDII dan MUI untuk memberi edukasi kepada masyarakat. Bahwa vaksin itu aman dan halal untuk digunakan," tambahnya.

Lebih lanjut, Bung Karna juga meminta tokoh agama untuk membantu Satgas Covid-19 dalam mengimplementasikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 19 tahun 2021. Tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Darurat Covid-19 wilayah Jawa dan Bali. 

"Kami meyakini peran serta ulama, ustad dan tokoh masyarakat bisa meningkatkan kesadaran warga Situbondo di masa PPKM Darurat ini," imbuhnya.

Bung Karna mengungkapkan, pihaknya menyadari bahwa masih banyak masyarakat Situbondo yang menolak untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. "Karena banyaknya pemberitaan hoax di media sosial. Sehingga warga menjadi takut," paparnya.

Selain itu, banyaknya tenaga vaksinator Covid-19 yang terpapar virus Corona juga menghambat percepatan vaksinasi. "Bagi mereka yang sehat (tenaga vaksinator Covid-19 -red) untuk turun ke desa-desa melakukan vaksinasi Covid-19," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator PPKM Darurat Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, kabupaten yang ada di Tapal Kuda masih perlu meningkatkan kinerja dalam penanganan Covid-19. "Saya minta ini (wilayah Tapal Kuda -red) jadi perhatian," tegasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi ini optimis, satu minggu kedepan kabupaten yang ada di daerah Tapal Kuda bisa menjadi zona kuning (resiko rendah) penyebaran Covid-19. "Saya minta minggu depan sudah ada perubahan. Maka dari itu, kita harus kerja keras. Nanti kami lakukan evaluasi lagi," tutupnya. (Humas).


Dibaca : 170X