Dandim Situbondo Ingatkan Prajurit TNI Waspada Provokasi dan Bijak Bermedia Sosial
05 Oct
Dandim Situbondo Ingatkan Prajurit TNI Waspada Provokasi dan Bijak Bermedia Sosial

SITUBONDO – Dalam momentum peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komandan Kodim 0823 Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno menyerukan pentingnya kewaspadaan prajurit terhadap provokasi dan penyalahgunaan media sosial yang dapat mengancam soliditas TNI serta kemanunggalannya dengan rakyat.

Pesan itu disampaikan saat memimpin upacara peringatan HUT ke-80 TNI di halaman Makodim Situbondo, Minggu (5/10/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda Situbondo, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD, hingga Ketua TP PKK.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dibacakan oleh Dandim Situbondo, ditegaskan bahwa peringatan kali ini mengusung tema 'TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju'.

Tema tersebut, kata Tri Wiratno, mencerminkan semangat TNI untuk selalu dekat dengan rakyat dan menjadi pelindung bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Makna yang terkandung dalam tema tersebut bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat. Hal ini menekankan kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.

Namun, di balik tantangan menjaga kedaulatan negara, Dandim menyoroti ancaman baru di era digital.

Menurutnya, provokasi dan informasi bohong di media sosial dapat dengan mudah memecah belah persatuan dan menggoyahkan kepercayaan publik terhadap institusi TNI.

“Dalam menyikapi perkembangan lingkungan strategis tersebut, setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi, yang berusaha memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan Kementerian/Lembaga lainnya, serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Tri Wiratno juga menekankan pentingnya etika bermedia sosial bagi prajurit agar tidak terjerat dalam arus opini yang dapat merusak citra institusi.

“Tingkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Tahan diri untuk tidak latah berkomentar maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya mengingatkan.

Selain itu, ia mengajak seluruh anggota TNI untuk terus memperkuat iman, takwa, dan rasa ikhlas dalam bertugas, serta menjauh dari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan rakyat.

“Laksanakan setiap tugas dengan ikhlas, serta hindari segala bentuk tindakan melawan hukum dan merugikan rakyat, karena tugas TNI semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara tercinta ini,” tandasnya.

Dalam amanat yang sama, Panglima TNI menyampaikan penghargaan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi yang membuat TNI tetap menjadi lembaga paling dipercaya masyarakat.

“Namun, hal itu janganlah menjadikan kita lengah dan berbangga hati. Masih banyak hal yang harus kita benahi bersama, sehingga TNI yang kita cintai dan banggakan ini benar-benar menjadi garda terdepan dan benteng terakhir NKRI,” demikian pesan Panglima TNI yang disampaikan oleh Letkol Inf Tri Wiratno.

 

(Diskominfo Situbondo)


Dibaca : 96X