Burnik City Jadi Motor Penggerak UMKM Situbondo, Camat Tegaskan Omzet Pedagang Naik Signifikan
01 Jan
Burnik City Jadi Motor Penggerak UMKM Situbondo, Camat Tegaskan Omzet Pedagang Naik Signifikan

Situbondo - Kawasan UMKM Kuliner Burnik City kian menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di Kecamatan Situbondo.

Camat Situbondo, Rosi Rosaindratna, menyebut keberadaan Burnik City terbukti mampu meningkatkan omzet pelaku UMKM secara signifikan dibandingkan saat mereka berjualan di lokasi lain.

"Setelah kami evaluasi, omzet pedagang sebelum dan sesudah berjualan di Burnik City ini naik, bahkan lompatannya luar biasa. Ini dirasakan hampir semua pelaku UMKM," ujar Rosi, Kamis 1 Januari 2025.

Menurutnya, sejumlah pelaku usaha kuliner seperti penjual bakso lonyang hingga ikan panggang mencatat peningkatan pendapatan yang sangat menonjol.

Kondisi tersebut diharapkan dapat menarik UMKM lain untuk ikut berpartisipasi dan meramaikan Burnik City agar roda perekonomian lokal semakin bergerak.

"Keuntungan berdagang di sini memang menjanjikan dan cenderung naik. Harapan kami, UMKM lain yang masih berjualan di tempat lain bisa ikut bergabung sehingga omzet mereka juga meningkat," jelasnya.

Selain penguatan sektor ekonomi, kegiatan di Burnik City juga dimanfaatkan sebagai ruang solidaritas sosial.

Menjelang awal tahun, pihak kecamatan bersama UMKM dan masyarakat menggelar doa bersama sekaligus penggalangan donasi untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.

"Kami mengajak masyarakat dan UMKM untuk berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Selain doa, kami sisihkan sebagian rezeki untuk disalurkan kepada mereka," kata Rosi.

Ia menambahkan, penggalangan donasi masih terus berjalan dan dibuka hingga malam hari. Seluruh dana yang terkumpul akan dikalkulasi dan segera disalurkan kepada para korban bencana.

Ke depan, Pemkab Situbondo juga berkomitmen mendukung pengembangan Burnik City melalui penambahan sarana dan prasarana.

Rosi menyebut, pada tahun anggaran 2026 telah direncanakan alokasi anggaran untuk mendukung fasilitas kawasan tersebut.

Sementara dari tingkat kecamatan, pihaknya akan fokus pada peran fasilitasi dan koordinasi lintas sektor guna memastikan UMKM terus berkembang.

Salah satu bentuk dukungan konkret adalah rencana penyediaan sound system untuk mendukung kegiatan hiburan rutin setiap malam Minggu.

"Kami aktif berkoordinasi dengan paguyuban UMKM, yang dikomandani Pak Kadari. Inovasi dan kreasi ke depan selalu kami diskusikan bersama," ungkapnya.

Tak hanya Burnik City, Kecamatan Situbondo juga menjadikan kawasan UMKM Pasar Pering sebagai prioritas pengembangan.

"Dua lokasi ini akan menjadi fokus kami agar UMKM semakin maju dan berdaya saing," pungkas Rosi.

 

(Diskominfo Situbondo)


Dibaca : 225X