Bupati Situbondo Pastikan Jalan Plampang Masuk Perbaikan Anggaran 2026
20 Nov
Bupati Situbondo Pastikan Jalan Plampang Masuk Perbaikan Anggaran 2026

SITUBONDO - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan bahwa pemerintah kabupaten akan memprioritaskan perbaikan jalan di Dusun Plampang, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, setelah infrastruktur tersebut viral karena diperbaiki warga secara swadaya.

Saat meninjau lokasi pada Kamis, 20/11/2025, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menyampaikan bahwa proyek perbaikan akan diupayakan masuk dalam anggaran tahun 2026 meski fiskal daerah sedang tertekan.

"Anggaran kita terpotong 200 miliar, tapi insyaallah kalau niatnya untuk masyarakat pasti bisa kita upayakan. Sebagian jalan ini milik desa, sebagian kabupaten. Harus ada pelimpahan dulu baru bisa kami eksekusi,” ujarnya.

Mas Rio menambahkan bahwa apabila belum masuk dalam anggaran murni, pemerintah tetap membuka peluang untuk mengalokasikannya pada perubahan anggaran.

"Nanti kalau belum masuk, kita anggarkan di perubahan. PR kita termasuk Sumber Argo, Kali Rejo, dan Plampang ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi kegotongroyongan warga Plampang yang mengumpulkan dana dari kegiatan keagamaan untuk memperbaiki jalan, namun menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur adalah kewajiban pemerintah.

"Masyarakat boleh berpartisipasi, tapi itu bukan tugas warga. Tugas pemerintah kecamatan, desa, dan kabupaten," tegasnya.

Salah satu warga, Mohammad Husen, menjelaskan bahwa perbaikan jalan dilakukan karena menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.

"Tanggal 12 kami rembuk, belum ketemu. Tanggal 19 baru konkret. Penggalangan dana kami dari Sarwaan. Pertama terkumpul Rp1.183.000 dan langsung kami eksekusi. Habis sekitar Rp4.180.000,” tuturnya.

Ia menyebut tahap lanjutan perbaikan menghabiskan dana sekitar Rp7,5 juta hingga Rp8 juta.

“Alhamdulillah terlaksana. Mohon dukungan semua pihak supaya tuntas,” imbuhnya.

Husen juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat Bupati.
"Saya jujur, Bapak Bupati memberi spirit. Terima kasih kepada pemerintah desa yang memberi angin segar untuk segera dilakukan aspal,” katanya.

Kepala Desa Alastengah, Sukri, mengungkapkan bahwa perbaikan menyeluruh memang mendesak karena kondisi jalan rusak sejak 2017 dan sebelumnya hanya dibangun dengan lapen.

“Kami butuh aspal karena lebih awet daripada lapen. Tahun depan dana desa akan berkurang, jadi membangun tiga dusun sekaligus kami tidak mampu,” ujar Sukri.

Ia berharap dukungan anggaran dari Pemkab Situbondo.

"Kami sangat mohon Plampang dibangun lewat anggaran kabupaten karena jalannya sudah seperti itu sejak 2017,” katanya.

Selain masalah infrastruktur, Sukri turut menyampaikan bahwa Desa Alastengah merupakan sentra kopi dengan penjualan mencapai Rp2,5 miliar ke pabrik tahun lalu dan pernah meraih juara tiga tingkat provinsi pada kategori petani hutan.

 

(Diskominfo Situbondo)


Dibaca : 45X