Rutan Situbondo Kembangkan Pertanian Tembakau untuk Bekal Warga Binaan
Situbondo - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo melaksanakan penanaman bibit tembakau di Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam kegiatan itu, warga binaan dilibatkan bersama petugas rutan dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mempererat hubungan sosial dengan lingkungan masyarakat.
Rutan Situbondo menargetkan penanaman sekitar 25 ribu hingga 30 ribu bibit tembakau di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar. Penanaman dilakukan secara bertahap agar perawatan tanaman dapat berjalan maksimal hingga masa panen.
Kepala Rutan Situbondo mengatakan, program pertanian tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
“Melalui kegiatan pertanian ini, kami ingin memberikan pembinaan yang produktif kepada warga binaan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif setelah mereka selesai menjalani masa pidana,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, sektor pertanian dipilih karena memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Situbondo. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan tersebut juga dinilai mampu menumbuhkan semangat kerja sama dan gotong royong antara warga binaan dan masyarakat sekitar.
“Kami menargetkan penanaman sekitar 25 ribu hingga 30 ribu bibit tembakau. Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental, disiplin, dan tanggung jawab bagi warga binaan,” lanjutnya.
Kegiatan penanaman bibit tembakau itu mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadiran warga binaan dalam aktivitas pertanian dinilai mampu menciptakan hubungan harmonis dan memperkuat sinergi antara Rutan Situbondo dengan masyarakat desa.
Selain mendukung pembinaan warga binaan, program berbasis pertanian tersebut juga diharapkan dapat membantu ketahanan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif. Dengan pengelolaan yang baik, hasil pertanian tembakau diharapkan memberi nilai ekonomi bagi berbagai pihak.
Pihak Rutan Situbondo memastikan program serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi langkah nyata dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tutup Kepala Rutan Situbondo.
(Diskominfo Situbondo)
Dibaca : 35X


Pemerintah Kabupaten Situbondo