Pemkab Situbondo Siapkan Pacuan Kuda Bupati Cup, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
*SITUBONDO* - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyiapkan gelaran Pacuan Kuda Bupati Cup yang akan berlangsung pada 17–18 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda olahraga sekaligus sarana memperkenalkan potensi Kabupaten Situbondo kepada masyarakat luas.
Pacuan kuda akan digelar di kawasan Wisata Kampung Kerbau, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai venue olahraga berkuda.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat meninjau langsung arena pacuan kuda, Jumat (14/8/2026).
“17, 18 Oktober 2026 datang ke Situbondo. Kita akan ada kegiatan pacuan kuda. Ini venue-nya luar biasa,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Rio.
Menurutnya, penyelenggaraan pacuan kuda tidak hanya berorientasi pada kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan komunitas berkuda di Kabupaten Situbondo yang mulai tumbuh.
“Satu, terbentuknya Pordasi. Ini ketuanya, Ketua Pordasi Situbondo, sebelumnya belum ada. Dan komunitas berkuda di Situbondo sudah mulai tumbuh,” katanya.
Mas Rio menyampaikan, aktivitas berkuda di Situbondo saat ini mulai berkembang tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas rekreasi masyarakat.
“Sayang kalau itu tidak dikembangkan menjadi sebuah event untuk memajukan, mengenalkan Situbondo juga,” tuturnya.
Ia berharap keberadaan event pacuan kuda dapat mendorong pengembangan kawasan Kampung Kerbau sebagai salah satu destinasi olahraga dan wisata di Situbondo. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kawasan tersebut ke depan dikenal sebagai Kampung Kuda.
“Tanggal 17, 18 Oktober ada pacuan kuda di Kampung Kerbau. Mungkin nanti berubah ya, jadi Kampung Kuda. Bisa jadi berubah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Situbondo, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa persiapan Pacuan Kuda Bupati Cup terus dilakukan. Persiapan tersebut meliputi gladi bersih dan pembenahan arena pacuan.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Pordasi Jawa Timur dan mendapatkan dukungan untuk penyelenggaraan perlombaan tersebut.
“Untuk sementara ini pendaftar masih dalam jangkauan Jawa Timur. Ada dari Jawa Tengah yang sudah terdaftar. Tapi bisa ke nasional,” kata Ali.
Saat ini terdapat sekitar 30 kuda yang telah terdata, dengan sekitar 15 kuda yang aktif dipersiapkan untuk mengikuti Bupati Cup.
Peserta dari luar daerah nantinya akan membawa kuda masing-masing ke Situbondo. Sejumlah kuda bahkan diperkirakan tiba sekitar 10 hari sebelum pelaksanaan lomba.
Kehadiran peserta dari luar daerah tersebut juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Kuda-kuda peserta nantinya akan ditempatkan di lahan milik warga dengan biaya sewa sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per hari.
“Ini tentunya mendukung sangat ke UMKM di Situbondo,” ujarnya.
Selain Pacuan Kuda Bupati Cup, Situbondo juga berpeluang menjadi tuan rumah Sandel Cup, yakni perlombaan khusus untuk kelas kuda sandel. Rencana tersebut telah mendapat sinyal positif dari Pordasi Jawa Timur.
Sementara itu, besaran hadiah untuk Pacuan Kuda Bupati Cup masih dalam tahap pembahasan.
“Mungkin hadiah masih dalam proses,” pungkasnya.
(Diskominfo Situbondo)
Dibaca : 38X


Pemerintah Kabupaten Situbondo