Pemkab Situbondo Salurkan Bantuan pada Korban Bencana Hidrometeorologi
SITUBONDO - Pemkab Situbondo menyalurkan bantuan jaminan hidup, bantuan peralatan rumah tangga, dan bantuan rumah bencana kepada korban bencana hidrometeorologi di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Jumat, 01 Agustus 2025.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, berbagai bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban hidup keluarga korban bencana hidrometeorologi. "Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Warga yang rumahnya rusak akibat bencana diperbaiki dan dapat bantuan," ujarnya di Masjid Al-Huda, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit.
"Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, mulai dari hunian yang layak, peralatan dapur untuk kebutuhan sehari-hari, hingga jaminan hidup," imbuh Bupati Situbondo.
Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini menyampaikan, bahwa bencana hidrometeorologi tidak bisa diprediksi. Sehingga kewaspadaan dan kesiapan menjadi kunci utama.
"Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat agar tetap waspada karena bencana alam bisa terjadi sewaktu-waktu. Alhamdulillah bantuan perbaikan rumah dan jembatan sudah dilakukan. Sekarang ini ada bantuan jaminan hidup dari Kemensos atau pemerintah melalui Bank Mandiri," tegasnya.
Mas Rio mengungkapkan, bahwa sinergi antar instansi menjadi faktor penting dalam mempercepat penyaluran bantuan. Koordinasi antara Dinas Sosial, BPBD, kecamatan, dan desa sangat membantu mempercepat proses verifikasi dan distribusi.
Mas Rio ini menyampaikan, daerah yang paling parah terdampar bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu yakni Kecamatan Kendit, Mlandingan dan Bungatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Situbondo, Timbul Surjanto menjelaskan, bantuan jaminan hidup yang diberikan berupa uang tunai untuk belanja selama rumahnya direhab.
Katanya, ada sebanyak 80 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan jaminan hidup. Kemudian bantuan rumah layak huni diberikan kepada 39 keluarga, dan bantuan peralatan dapur disalurkan untuk 55 orang.
"Bantuan yang disalurkan mencakup tiga jenis, yaitu rumah layak huni, peralatan dapur, serta jaminan hidup sebesar Rp900.000 per kepala keluarga. Dana jaminan hidup tersebut dihitung Rp10.000 per hari selama tiga bulan," ucapnya.
Menurut Timbul, penerima bantuan berasal dari beberapa kecamatan. Yakni Kendit, Mlandingan, Suboh, dan Kapongan. "Bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat meringankan beban korban bencana yang beberapa waktu lalu terdampak hujan deras, banjir, dan angin kencang," tuturnya.
Di sisi lain, Kepala BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, mengatakan, bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi di Situbondo beberapa bulan terakhir dipicu oleh curah hujan tinggi disertai angin kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga rusak, peralatan rumah tangga hilang, dan aktivitas sehari-hari terganggu.
"BPBD terus mengimbau masyarakat agar lebih waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem. Kami juga memperkuat sistem mitigasi dan koordinasi dengan perangkat desa untuk meminimalkan risiko bencana,”terangnya.
(Diskominfo Situbondo)
Dibaca : 69X



Pemerintah Kabupaten Situbondo