Pemkab Situbondo Naikkan Insentif Kader Posyandu Jadi Rp500 Ribu Pertahun
21 Sep
Pemkab Situbondo Naikkan Insentif Kader Posyandu Jadi Rp500 Ribu Pertahun

SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bakal menaikan insentif ribuan Kader Posyandu di tahun 2024. Dari yang awalnya Rp250 ribu pertahun menjadi Rp500 ribu pertahun. 

 

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi saat membuka Jambore Kader Posyandu, Kamis (21/9/2023). Acara tersebut berlangsung di Aula Lantai II Pemkab Situbondo. 

 

Menurut Bupati, Kader Posyandu menjadi ujung tombak penurunan angkat stunting atau gagal tumbuh di Kota Santri Pancasila. "Kader Posyandu itu memiliki tanggungjawab yang sangat besar. Mulai dari menjaga kesehatan masyarakat, ibu hamil, Balita. Dan tanggungjawab yang besar bagaimana stunting di Situbondo ini bisa turun," ujarnya. 

 

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini mengatakan, Presiden Joko Widodo menyampaikan, bahwa target penurunan angka stunting sebesar 14 persen harus dapat dicapai pada tahun 2024 mendatang. "Maka kita harus perhatikan Kader Posyandu ini memiliki semangat yang sama dengan pemerintah untuk mencapai target yang diberikan oleh Presiden itu," tegasnya. 

 

Dengan adanya kenaikan insentif ini, Bung Karna berharap Kader Posyandu semakin bersemangat dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo. "Kita di pemerintah itu ada Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Balita, pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan Balita. Di situ ada kegiatan-kegiatan yang mendukung upaya penurunan stunting," imbuhnya. 

 

Sementara itu, Kepala Dinkes Situbondo, dr. Sandy Hendrayono menyampaikan, angka stunting di Kabupaten Situbondo terus mengalami penurunan. "Data dari bulan timbang angka stunting kita pada bulan Pebruari sebesar 7,15 persen. Angka tersebut turun menjadi 5,55 persen dari 39.500 Balita yang kami periksa," ucapnya. 

 

Mantan Direktur RSUD Besuki ini menyampaikan, ada 4.674 Kader Posyandu di Situbondo. "Karena masalah stunting ini penanganannya dari hulu ke hilir. Mulai dari remaja putri, pra-nikah, nikah, ibu hamil, Balita, sehingga pekerjaan menurunkan stunting itu tidak secepat yang kita bayangkan," pungkasnya. 

 

(Prokopim Situbondo)


Dibaca : 1418X