Pemkab Situbondo Gelontorkan Anggaran Puluhan Miliar untuk Program UHC
SITUBONDO - Pemkab Situbondo melalui Dinas Kesehatan setempat menggelontorkan anggaran puluhan miliar untuk program UHC (Universal Health Coverage) atau jaminan kesehatan semesta.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menghadiri pelantikan 10 ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI), untuk periode 2023-2028 di Pendapa Rakyat Situbondo, Sabtu 19 Juli 2025.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini menyampaikan, anggaran puluhan miliar untuk program UHC tersebut bukti nyata komitmen Pemkab Situbondo untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
"Saya dan Mbak Ulfi tidak akan ragu mengalokasikan anggaran besar demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.
Bahkan kata Mas Rio, Pemkab Situbondo siap mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar rupiah untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Sebab, layanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat.
"Untuk kesehatan, jangankan Rp60 miliar, Rp100 miliar pun kita kasihkan. Karena itu mandatori perintah undang-undang," tambahnya.
Lebih lanjut, pria 48 tahun ini meminta BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Sebab, Pemkab Situbondo tidak main-main dalam menggelontorkan anggaran untuk program UHC.
"Saya berharap tercipta hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara pemerintah dan BPJS Kesehatan. Feedback-nya kepada rakyat harus bagus. Saya sering bilang ke BPJS, jangan pelit-pelit," tegasnya.
Lebih jauh, Mas Rio mengungkapkan, ia telah menerbitkan Instruksi Bupati untuk mengakomodasi pelayanan persalinan di Puskesmas Pembantu (Pustu). Ini dalam rangka merespon cepat terhadap aduan masyarakat,
"Sudah gercep, sudah saya bikinkan instruksi soal persalinan di Pustu. Saya berharap pelayanan kesehatan di Kabupaten Situbondo dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua IBI Cabang Situbondo, Kartika Sari Andayani mengapresiasi komitmen Pemkab Situbondo dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan pada masyarakat.
"Pelayanan kesehatan ini penting, khususnya kepada ibu dan anak. Bidan adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar dan mitra terpercaya bagi perempuan di berbagai tahapan kehidupan," ucapnya.
Kartika menegaskan, IBI Cabang Situbondo berkomitmen memperkuat peran bidan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi.
"Kami mendorong program pelatihan berkelanjutan untuk bidan agar tetap adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi di bidang kesehatan ibu dan anak. Yang kita prioritaskan itu pelatihan keterampilan kegawatdaruratan obstetri, neonatal, serta edukasi reproduksi bagi remaja," tutupnya.
(Diskominfo Situbondo)
Dibaca : 59X



Pemerintah Kabupaten Situbondo