Kejari Situbondo dan Inspektorat Latih Kades Wilayah Timur Isi Aplikasi Jaga Desa
06 Aug
Kejari Situbondo dan Inspektorat Latih Kades Wilayah Timur Isi Aplikasi Jaga Desa

SITUBONDO – Dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa, Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Situbondo bersama Inspektorat Daerah Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengisian fitur-fitur dalam Aplikasi Jaga Desa, Rabu (6/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh para kepala desa dan operator desa dari wilayah Kecamatan Arjasa, Banyuputih, Asembagus, dan Jangkar.

Aplikasi Jaga Desa merupakan sistem digital berbasis real-time yang dirancang oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Aplikasi ini bertujuan memudahkan pemantauan seluruh aktivitas pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Desa, serta sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak pidana korupsi di tingkat desa.

Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Situbondo, Agus Budiarto, SH, yang hadir mewakili Kepala Seksi Intelijen, Huda Hazamal, SH, MH, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada aparatur desa mengenai tata cara pengisian berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi tersebut.

“Melalui Aplikasi Jaga Desa, pemerintahan desa dapat menyusun laporan pertanggungjawaban, mengelola data keuangan dan aset desa, serta memantau kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara cepat dan terintegrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa penggunaan aplikasi ini akan memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan desa secara digital, serta meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan desa. Data anggaran dan aset desa kini dapat dicatat dan diawasi secara transparan serta real-time.

Dalam pelatihan ini, Tim Kejaksaan Negeri Situbondo memberikan panduan langsung kepada kepala desa dan operator desa mengenai tata cara penggunaan fitur-fitur yang tersedia di dalam aplikasi.

Plt. Camat Asembagus, Rahmat Fauzi, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan arahan kepada seluruh peserta dari wilayahnya. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam pengisian data agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

“Saya mengimbau kepada seluruh kepala desa dan operator desa khususnya di wilayah Kecamatan Asembagus agar serius dan cermat dalam menginput data ke dalam Aplikasi Jaga Desa,” tegasnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pemerintahan desa di Kabupaten Situbondo dapat lebih profesional dan transparan dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dibaca : 68X