Bupati Situbondo Targetkan 20 Ribu Lahan Pertanian Ditanami Padi BK di Tahun 2024
23 Dec
Bupati Situbondo Targetkan 20 Ribu Lahan Pertanian Ditanami Padi BK di Tahun 2024

SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) menggelar sosialisasi penanaman padi BK 01 dan 02 agritan, Sabtu (23/12/2023). Acara itu berlangsung di Pendopo Aryo Situbondo. 

 

Bupati Situbondo, Karna Suswandi menyampaikan, dalam penanaman serentak ini, Pemkab Situbondo telah menyiapkan sekitar 25 ton bibit padi BK 01 dan 02 agritan. "Kalau satu hektarenya itu 50 kilogram (bibit padi BK 01 dan 02 agritan -red) itu kita tanam pertama di lahan seluas sekitar dua ribu hektare," ujarnya. 

 

Lebih lanjut, Bupati berlatarbelakang PNS ini menargetkan, penanaman padi BK 01 dan 02 agritan mencapai 20 ribu hektare lahan di tahun 2024. "Itu se-Kabupaten Situbondo. Ada yang tiga ribu hektare, ada yang dua ribu hektare, ada yang seribu hektare, ada yang lima ratus hektare. Itu tergantung pada pemetaan irigasinya dan lain sebagainya. Sehingga memungkinkan padi BK ini ditanam empat kali dalam setahun," tegasnya. 

 

Karena penanaman padi BK ini ditargetkan mencapai 20 ribu hektare, kata pria yang akrab disapa Bung Karna ini, pihaknya telah mengajukan subsidi pupuknya empat kali musim tanam. "Kita harapkan seperti itu, sehingga masyarakat tidak lagi bingung terhadap penyedian pupuk bersubsidi itu," bebernya. 

 

Untuk memenuhi target itu, Pemkab Situbondo telah melakukan pembibitan padi BK 01 dan 02 agritan di Banongan dan Dawuhan. "Di Banongan itu ada sepuluh hektare, dan di Dawuan 1,5 hektare. Kami juga akan bekerjasama dengan kelompok-kelompok tani yang memang kita siapkan untuk dibeli sebagai bibit. Sehingga penjualan petani bisa meningkatkan lagi, karena tidak dijual padinya tetapi dijual bibitnya," pungkas Bupati Situbondo. 

 

Sementara itu, Kepala Dispertangan Situbondo, Dadang Aries Bintoro mengungkapkan, padi BK 01 agritan berumur sekitar 100 hari setelah semai. Potensi hasil 9,83 ton per-hektare, dengan rata-rata hasil 6,9 ton per-hektare. 

 

"Kemudian untuk padi BK 02 agritan berumur 107 hari setelah semai. Potensi hasil 9,59 ton, dengan rata-rata hasil 7,89 ton per-hektare. Kedua padi ini tekstur nasinya pulen," tegas Mantan Kepala Diskominfo Situbondo ini. 

 

(Prokopim Situbondo)


Dibaca : 1215X