Bung Karna Tepati Janji, Naikkan Honor Guru Yayasan Dharma Wanita
27 Jan
Bung Karna Tepati Janji, Naikkan Honor Guru Yayasan Dharma Wanita

SITUBONDO - Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menegaskan dirinya sudah menepati janji semasa mencalonkan diri sebagai Bupati Situbondo. Yakni dengan menaikan honor guru Yayasan Dharma Wanita Persatuan sebesar Rp100 ribu. Dari yang awalnya 150 per-bulan, menjadi Rp 250 ribu per-bulan 

 

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Bung Karna ini saat menghadiri penyerahan Surat Keputusan (SK) kepala sekolah dan guru yang berada di bawah naungan Yayasan Dharma Wanita Persatuan Masa Bakti 2023-2028, Jumat (27/1/2024). Acara tersebut berlangsung di Pendapa Arya Situbondo. 

 

"Kalau saya bercerita, tahun 2020 lalu ketika saya mengikuti Pilkada, semua calon menjanjikan kenaikan honor guru. Saya janji naik Rp100, alhamdulillah itu sudah saya lakukan. Artinya apa yang saya janjikan sudah saya lakukan dengan baik" ucapnya. 

 

Lebih lanjut, pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa ini menyampaikan, dirinya berencana kembali menaikan honor guru Yayasan Dharma Wanita Persatuan Situbondo sebesar Rp100 ribu per-bulan di tahun 2024. Sehingga nantinya mereka menerima honor Rp350 per-bulan. 

 

"Kalau kemarin sudah dinaikkan Rp100, tahun depan naik lagi Rp100 mau? (Kata Bupati kepada ratusan guru Yayasan Dharma Wanita Persatuan -red). Isya Allah di tahun 2024, akan dinaikan Rp100 ribu lagi," tegasnya. 

 

Menurut Mantan Kadis PUPR Bondowoso ini, kenaikan honor tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo kepada dedikasikan guru Yayasan Dharma Wanita Persatuan. Sebab peran mereka sangat vital dalam mencetak generasi muda penerus bangsa. 

 

"Karena masa emas pada anak itu waktu di PAUD dan TK. Sehingga anak-anak kita ini harus dibentuk karakter dan kepribadiannya dengan baik. Di situlah peran guru Yayasan Dharma Wanita Persatuan," tegasnya. 

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Situbondo, Juli Astuti menjelaskan, ada 332 SK yang diserahkan dalam kesempatan tersebut. "Terdiri dari 61 kepala sekolah, 172 guru, 52 bendahara, 43 operator, 3 tenaga administrasi," bebernya. (Prokopim)


Dibaca : 375X