Angka Stunting  26,74 Persen, 10 Desa di Situbondo Dapat Intervensi
17 Mar
Angka Stunting 26,74 Persen, 10 Desa di Situbondo Dapat Intervensi

SITUBONDO- Kabupaten Situbondo terpilih sebagai salah satu wilayah yang mendapat intervensi penanganan penurunan stunting pada tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan RI. Ada 10 desa yang dipilih menjadi lokus intervensi ini. Di antaranya yakni Desa Seletreng, Gebangan, Landangan, di Kecamatan Kapongan. Kemudian, Desa Duwet, Peleyan, Alas Malang di Kecamatan Panarukan, Desa Bloro Kecamatan Besuki, Desa Buduan Kecamatan Suboh, serta Desa Semambu, dan Kembang di Kecamatan Jatibanteng.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi saat membuka kegiatan Rembuk Stunting, Rabu (17/3/2021), mengatakan, dipilihnya desa-desa di lima kecamatan itu karena angka stuntingnya tinggi. Sementara secara akumulatif angka stunting di Kota Santri ini tercatat juga tinggi. Yakni berada pada angka 26,74 persen. "Angka stunting ini tinggi, secara komulatif tingkat Kabupaten 26,74," ujarnya.

Melihat ini, dirinya meminta Dinkes membahas secara detail melalui Rembuk Stunting. Bung Karna juga meminta agar Dana Desa (DD) turut diarahkan untuk penanganan kasus stunting. Namun memang perlu dikaji terlebih dulu, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)."Paling tidak diarahkan untuk penanganan stunting. Khususnya bagi gizi buruk kaum dhuafa, barangkali desa menyediakan makanan yang memiliki gizi bernilai tinggi," katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, menjelaskan Dwi Herman Susilo, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Rina Widarna Rini, menerangkan, rembuk dilakukan untuk perencanaan intervensi dari Kementerian Kesehatan RI. Nantinya, hasil rembuk ini akan diupload di aplikasi Kementerian Kesehatan untuk mengunduh DAK dari pusat. "Dari rembuk ini, kita kirim rencana aksinya, diupload ke sana. Nanti yang menentukan dari pusat. Berapa yang mau dikucurkan (anggarannya, red) untuk 10 desa itu," tutupnya.

Dalam Rembuk Stunting itu, turut dihadiri oleh Komandan Kodim 0823 Letkol Inf Neggy Kuntagina, Wakpolres Situbondo, Sekretaris Daerah Syaifullah, sejumlah Kepala Puskesmas, dan beberapa instansi terkait.(Humas)

Rembuk Stunting Kabupaten Situbondo


Dibaca : 2736X