Wabup Situbondo Serahkan Bantuan untuk Dua Warga Korban Kebakaran Rumah
04 Mar
Wabup Situbondo Serahkan Bantuan untuk Dua Warga Korban Kebakaran Rumah

SITUBONDO - Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah merespon cepat usai mengetahui ada dua rumah warganya yang terbakar. Perempuan yang akrab disapa Mbak Ulfi itu langsung sigap turun ke lokasi kejadian di Dusun Sukorejo Utara, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Senin, 03 Maret 2025 malam.

"Mendapatkan informasi rumah warga yang terbakar, saya tadi malam langsung menuju ke lokasi kebakaran. Saat sampai di lokasi saya lihat api sudah sangat besar dan petugas Damkar sudah mencoba memadamkan," ujarnya.

Mbak Ulfi langsung berkoordinasi dengan kepala OPD terkait untuk melakukan penanganan pasca kebakaran. Yakni dengan menyiapkan bantuan makanan siap saji untuk sahur dan berbuka korban kebakaran.

"Saya kesana dengan Pak Kades, Pak Camat, Kepala BPBD, Kepala Dinsos, Kepala Satpol PP, Baznas, serta Dinas PUPP sebagai bagian ikhtiar kita untuk memberikan pelayanan paripurna kepada korban kebakaran. Seperti kita mengetahui Dinsos dan BPBD memberikan bantuan seperti kasur, makanan siap saji, alat-alat masak dan alat-alat pembersih," bebernya.

Untuk biaya perbaikan rumah yang terbakar, sambung Mbak Ulfi, sudah bisa dicairkan dana dari Baznas sebesar Rp15 juta ditambah dari DD sebesar Rp10 juta. "Serta kami juga minta tambahan kepada PU agar dana talangan untuk RLTH, sehingga dana perbaikan tidak hanya Rp25 juta, begitu juga kami meminta tambahan kepada dinas sosial dan juga BPBD sama-sama mencarikan dana. Sehingga kontruksi perbaikan segera bisa terlaksana. Semoga bisa terkumpul lebih dari Rp50 juta, Insya Allah," tegasnya.

Untuk diketahui, kebakaran melanda dua rumah warga Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Akibatnya dua rumah yang masing-masing diketahui milik Hamidiyah dan milik Wahid ludes terbakar.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pusat pengendalian operasi dan penanggulangan bencana (Pusdalops) BPBD kabupaten Situbondo, diketahui kebakaran terjadi pada hari Senin malam sekitar pukul 23.45 WIB.

"Sumber api berawal dari rumah milik Ustadzah Hamidiyah merembet kerumah Pak Wahid. Saat kejadian Ustadzah Hamidiyah sedang umroh," jelas Koordinator Pusdalops BPBD kabupaten Situbondo, Puriyono, Selasa, 04 Maret pagi.

Puriyono mengungkapkan, bahwa selama Hamidiyah umroh, rumah tersebut ditempati anak angkatnya, yakni Haris Syarifudin. "Saat kejadian sedang tidur dan terbangun melihat kobaran api dan asap hitam pekat. Kemudian keluar rumah meminta pertolongan kepada warga sekitar," imbuhnya.

Untuk memadamkan kobaran api yang melalap dua rumah warga tersebut, dibutuhkan dua unit mobil Damkar Pemkab Situbondo. "Sekitar pukul 02.10 WIB, api berhasil dipadamkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya kerugian ditafsir mencapai Rp500 juta, dengan rincian Rp300 juta untuk rumah Hamidiyah dan Rp200 juta untuk rumah Wahid," jelasnya.


(Diskominfo Situbondo)


Dibaca : 138X