Vaksinasi PMK Perdana Dimulai, 3.100 Sapi Jadi Sasaran
27 Jun
Vaksinasi PMK Perdana Dimulai, 3.100 Sapi Jadi Sasaran

SITUBONDO - Dinas Peternak dan Perikanan (Disnakan) Situbondo akan melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) secara serentak di 17 kecamatan yang ada di wilayah setempat. Vaksinasi perdana ini nantinya akan menyasar 3.100 ekor sapi.

 

Plt Kadisnakan Situbondo, Kholil mengatakan, pelaksanaan vaksinasi perdana tersebut akan dimulai pada tanggal 28 Juni hingga tanggal 2 Juli 2022. "Kita mulai besok (Selasa -red) hingga tanggal 2 Juli," ucapnya seusai mengikuti Rakor vaksinasi PMK perdana di ruang IR Pemkab Situbondo, Senin (27/6/2022).

 

Lebih lanjut, pria berkacamata ini menyampaikan, vaksin PMK akan disuntikkan pada sapi perah maupun sapi potong yang dalam keadaan sehat. "Kalau yang terpapar PMK dan yang sudah sembuh dari PMK tidak divaksin," tegasnya.

 

Mantan Kepala DLH Situbondo ini menerangkan, setelah selesai vaksinasi perdana ini, pihaknya akan mengajukan permohonan vaksin PMK kepada Kementerian Pertanian (Kementan) RI. "Kita habiskan dulu yang 3.100 dosis, karena pihak kementerian tidak mentolerir adanya vaksin PMK yang tak terpakai. Baru nanti kita mengajukan lagi," imbuhnya.

 

Untuk kebutuhan vaksin PMK ini, lanjut Kholil, pihaknya membutuhkan sekitar 185.000 dosis. "Itu sesuai dengan data ternak sapi yang ada di Situbondo," tambahnya.

 

Terkait sasaran vaksinasi perdana ini, pihaknya akan memprioritaskan kepada desa-desa yang belum ada kasus PMK. "Untuk itu, kami meminta kepada para Kades yang wilayahnya belum terdaftar sebagai penerima vaksin perdana ini agar bersabar. Yang jelas ini giliran ya, pasti semuanya akan divaksi hingga 70 persen," pungkas Kholil.

 

Kholil menyampaikan, untuk vaksin PMK maupun obat-obatan PMK diberikan secara gratis kepada peternak. Sehingga tidak benar bila ada yang berbayar. "Jadi tidak benar kalau ada yang bilang vaksin ini harus bayar. Untuk sapi yang terpapar PMK, kita obati secara gratis. Mudah-mudahan minggu depan obatnya sudah datang," tutupnya.

 

Sekedar informasi, data dari Disnakan Situbondo, hingga hari Senin, 27 Juni 2022, ada 2.158 sapi yang terpapar PMK, 185 diantara berhasil sembuh, 4 ekor mati, dan 1 ekor dipotong paksa. (Prokopim)


Dibaca : 60X