Sekretaris Daerah Situbondo Buka Jambore Kader Posyandu
14 Oct
Sekretaris Daerah Situbondo Buka Jambore Kader Posyandu

SITUBONDO - Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo Wawan Setiawan membuka langsung acara jambore kader Posyandu, Senin, 14 Oktober 2024. Acara tersebut berlangsung di Aula Lantai II Pemkab Situbondo. 

Sekda Wawan mengatakan, ada 100 kader Posyandu dari 20 Puskesmas yang menjadi peserta dalam jambore ini. "Jadi setiap Puskesmas itu mengirim 5 kader Posyandu. Untuk narasumber ada dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember," ujarnya. 

Sekda Wawan melanjutkan, jambore ini tidak lepas dari adanya Integrasi Layanan Primer (ILP), sehingga kader Posyandu diharuskan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

"ILP ini lebih mengedepankan pada pencegahan. Penerapan ILP ini diberlakukan secara bertahap ya tidak langsung di semua Posyandu. Nanti kami juga akan membekali kader Posyandu ini dengan 25 kompetensi yang ada di ILP," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, dokter Sandy Hendrayono menyatakan, ke depan Dinas Kesehatan akan melaksanakan ILP. Sehingga, kader Posyandu diwajibkan untuk melakukan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS). 

"ILP lebih mengutamakan pada pemberdayaan masyarakat. Nanti kader Posyandu harus sudah tahu di wilayahnya masing-masing, mana sih yang punya penyakit stroke, mana yang punya penyakit darah tinggi, mana yang punya penyakit kencing manis. Jadi kader-kader Posyandu lebih tahu dari pada tenaga kesehatan," ucapnya.

Dengan bertambahnya tugas kader Posyandu ini, kata dokter Sandy, dinas kesehatan bakal mengkaji kenaikan insentif kader Posyandu. "Maka dari itu kader-kader ini akan lebih aktif dari sebelumnya. Kami atas nama dinas kesehatan mungkin di tahun-tahun ke depan akan ditambah insentifnya," imbuhnya.

Pada ILP sendiri, sambung Mantan Direktur RSUD Besuki ini, ada tiga sumber anggaran. Yakni bantuan operasional kesehatan (BOK) Kementerian Kesehatan, anggaran desa (DD), dan APBD.


Dibaca : 225X