Penurunan Angka Stunting di Situbondo Diapresiasi Wapres Gibran
BOGOR - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kinerja Pemkab Situbondo dalam menurunkan angka stunting (kondisi ketika tinggi badan anak lebih rendah dari rata-rata untuk usianya). Penurunan angka stunting di Situbondo tertinggi bila dibandingkan dengan kabupaten lainnya se-Indonesia.
Hal itu disampaikan Wapres Gibran saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah seluruh Indonesia di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 07 November 2024.
Dalam kanal youtube Wakil Presiden Republik Indonesia yang dikelola oleh Sekretariat Wakil Presiden, ditayangkan Wapres Gibran meminta pemerintah pusat dan daerah meningkatkan sinergitas.
"Ini bukan angka stunting ya bapak ibu, tapi angka penurunan stunting. Ada NTB, Tanjung Balai, Situbondo, ini harus kita beri apresiasi," ujar Mantan Walikota Solo ini.
Selain itu, Wapres Gibran dalam Rakor tersebut juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah menegaskan berkali-kali pentingnya program makan siang gratis.
"Sudah ada beberapa sekolah yang saya kunjungi langsung, kemarin saya uji coba di Palangkaraya, dan tanggapan orang tua murid, guru, murid sangatlah baik. Oleh karena itu, saya meminta untuk bapak ibu yang hadir semua untuk mendukung program makan siang gratis," terangnya.
Sementara itu, Pejabat sementara (Pjs) Bupati Situbondo, Muhammad Aftabuddin Rijaluzzaman membenarkan apresiasi Wapres terhadap penurunan angka stunting di Kabupaten Situbondo tersebut.
Menurutnya, pihaknya bersyukur dengan respon itu, katena apa yang dilakukan teman teman OPD di Pemkab Situbondo ini telah optimal. "Terbukti stunting kita turun yang sangat signifikan, yakni 30 hingga diangka 41 " katanya.
Pria yang akrab disapa Afta ini menjelaskan, data tersebut berarti ada sekitar 2.28 persen turunnya angka stunting. "Dan ini terbaik se Indonesia," ungkapnya.
Dari berbagai kota dan propinsi, lanjut Aftabuddin, Kabupaten Situbondo merupakan kabupaten yang terbaik dalam penurunan angka stunting itu.
"Penurunan stunting ini memang patut mendapatkan apresiasi, apalagi melalui aplikasi SiBesti ini sudah dimasukkan melalui program IGA nasional. Mudah mudahan dan doakan ini bisa sukses," harapnya.
Untuk menurunkan angka stunting itu, kata Aftabuddin saat ini sudah diterapkan program-program penunjang di Situbondo, yaitu mulai dari hulu sampai hilir.
"Ya dimulainya sosialisasi dan penanganannya seperti apa, melibatkan dinas lintas sektoral serta masuk ke posyandu.posyandu. itu semua dilakukan secara masif," jelasnya.
Dikatakan, dalam penurunan angka stunting memang melibatkan semua OPD, karena stunting banyak latar belakangnya. Diantarnya, bisa karena pendapatan perkapita, makanan dan kesehatan."Persoalan stunting ini betul betul dikaji pemerintah kabupaten dengan melibatkan semua stakeholder dan akademisi," pungkasnya.
Dibaca : 148X



Pemerintah Kabupaten Situbondo