Panen Perdana Padi BK 01 dan 02 Agritan, Gubernur Khofifah Optimis Situbondo Jadi Lumbung Pangan Nasional
SITUBONDO - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Situbondo, Karna Suswandi menghadiri Panen Perdana Padi BK Situbondo 01 Agritan dan Padi BK Situbondo 02 Agritan, Selasa (23/5/2023). Acara tersebut berlangsung di Lahan Demfarm, Kelompok Tani Rejeki Agung dan Agung Mulya, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah memuji Pemkab Situbondo yang telah mempunyai benih padi Varietas Unggul Baru (VUB) BK Situbondo 01 Agritan dan BK Situbondo 02 Agritan yang sukses diuji coba. Sehingga dengan adanya benih padi tersebut bisa menjadikan Kabupaten Situbondo sebagai lumbung pangan nasional.
"Sejak pasca Covid-19 kemarin, ditambah kemudian perang Rusia-Ukraina yang tidak ada orang bisa memprediksi sampai kapan. PR dunia itu ada tiga, pertama potensi krisis pangan dunia, kedua potensi krisis energi, dan ketiga potensi krisis ekonomi. Benih padi 01 dan 02 ini adalah langkah kongkrit Pemkab Situbondo untuk menjawab potensi krisis pangan dunia," ucapnya.
Gubernur Khofifah melanjutkan, padi BK Situbondo 01 Agritan dan BK Situbondo 02 Agritan juga menjawab potensi krisis pangan dunia. "Ikhtiar yang dilakukan tiga tahun lalu, saya rasa Bung Karna mencoba mencari solusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Situbondo. Jadi hari ini adalah menjawab PR Indonesia dan PR dunia, yakni potensi krisis pangan dunia," imbuhnya.
Mantan Mensos RI ini optimis, dengan adanya BK Situbondo 01 Agritan dan BK Situbondo 02 Agritan berdampak signifikan terhadap produksi padi dan beras di Jawa Timur. Sehingga provinsi di ujung Pulau Jawa ini bisa terus menjadi lumbung pangan nasional.
"Sejak tahun 2020, 2021, dan 2022, tiga tahun berturut-turut produksi padi dan beras Jawa Timur tertinggi diantara provinsi di Indonesia. Alhamdulillah, itu belum ada BK Situbondo 01 Agritan dan BK Situbondo 02 Agritan. Maka setelah adanya BK 01 dan BK 02 sudah keluar keputusan Kementan, mudah-mudahan Oktober nanti ini bisa menjadi bibit padi yang bisa disebar luaskan penggunaannya maka Insya Allah akan memberikan jawaban yang signifikan lagi," tegasnya.
Untuk itu, Gubernur Khofifah bakal memberikan bantuan sumur dan rumah pompa air untuk Gapoktan di Situbondo. Sehingga bibit padi BK Situbondo 01 Agritan dan Padi BK Situbondo 02 Agritan bisa dipanen empat kali dalam setahun.
"Kalau mau dipanen empat kali dalam satu tahun, maka harus ada suplai air yang mencukupi. Sekarang yang sudah selesai melakukan uji coba adalah Ngawi. Jadi di sana dibikin sumur, kemudian dibikin rumah pompa, kemudian dibikin elektrifikasi. Ternyata itu murah sekali. Sumur dan rumah pompanya Insya Allah itu nanti dari Pemprov Pak Bupati. Sehingga panjenengan bisa empat kali panen," bebernya.
Di tempat yang sama , Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengungkapkan, dengan adanya padi Varietas Unggul Baru (VUB) BK Situbondo 02 Agritan, produk gabah Kota Santri Pancasila diperkirakan hingga 489.655 ton per-tahun.
"Data dari BPS Situbondo, produksi gabah di Kabupaten Situbondo itu 138.721 ton per-tahun. Setelah adanya padi BK Situbondo 02 Agritan, produk gabah kita mencapai 489.655 ton per-tahun. Artinya ada peningkatan sebanyak 220 persen. Kalau untuk BK Situbondo 02 Agritan, 463.113 ton per-tahun," tuturnya. (Prokopim Situbondo)
Dibaca : 2681X



Pemerintah Kabupaten Situbondo