Bupati Situbondo Tinjau Perbaikan Jalan di Desa Alas Bayur Mlandingan
SITUBONDO - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau proses perbaikan jalan dan jembatan di Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman, Jumat, 18 April 2025. Jalan dan jembatan tersebut rusak setelah diterjang longsor beberapa waktu lalu.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu mengatakan, perbaikan jalan dan jembatan ini baru bisa dilakukan lantaran medan menuju lokasi longsor sangat curam dan licin selama musim penghujan.
"Kami baru mengirim alat berat sekarang, karena ketika musim penghujan jalan menuju lokasi sangat curam dan licin. Sehingga sangat membahayakan," ujarnya.
Mas Rio menyampaikan, tidak hanya jalan penghubung antar dusun yang diperbaiki, tetapi juga sebuah jembatan yang mulai terkikis akibat longsor turut menjadi fokus penanganan. Perbaikan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi bencana agar kerusakan tidak semakin parah.
"Jadi tidak hanya jalan yang tertutup longsor yang diperbaiki, namun ada jembatan yang mulai terkikis longsor. Jembatan itu juga diperbaiki untuk mitigasi bencana," tutur dia.
Pria 41 tahun ini mengungkapkan, pengerjaan dilakukan saat musim kemarau agar hasilnya lebih maksimal dan warga bisa kembali melintasi jalur tersebut dengan kendaraan roda empat. Selama ini, warga harus memutar jauh melalui Kabupaten Bondowoso untuk beraktivitas.
"Perbaikan sudah dianggarkan dan sekarang proses pengerjaan perbaikan. Pemerintah Kabupaten Situbondo menargetkan jalur tersebut segera kembali normal dan dapat meningkatkan aksesibilitas serta perekonomian warga," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Alas Bayur, Relawati mengatakan, setelah dilakukan perbaikan, akses jalan yang menghubungkan antar dusun di Desa Alas Bayur akhirnya kembali dapat dilalui warga.
"Proses pemulihan ini telah mengembalikan mobilitas warga yang sebelumnya sangat terganggu. Alhamdulillah sekarang jalan kami sudah bisa dilewati. Kemarin itu kita tidak bisa dilewati warga karena longsor sangat parah," ucapnya.
Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, sambung Kades Relawati, memutus akses jalan yang menghubungkan Dusun Krajan, Polai, dan Pengan Timur. "Antar dusun Krajan terus Polai sama Pengan Timur. Tapi alhamdulillah kalau di bawah, yang dua dusun, alhamdulillah tidak kena longsor," tegasnya.
Selama jalan terputus, kata Kades Relawati, warga mengalami kesulitan, terutama untuk mengakses layanan kesehatan. Bahkan, sejumlah warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko.
"Sangat terganggu ya, kebanyakan kemarin tuh yang sakit masih lewat akses daerah Wringin, terus orang melahirkan juga sampai diusung pakai porsi juga,” ungkapnya.
Kata Kades Relawati, ada sekitar 800 warga terdampak langsung oleh bencana longsor di Desa Alas Bayur. "Kemarin memang diminta PU sebelum lebaran diperbaiki, cuma memang saya yang tidak mau. Lebih baik sesudah lebaran, karena memang musim hujan itu, takut longsor lagi," pungkasnya.
(Diskominfo Situbondo)
Dibaca : 166X



Pemerintah Kabupaten Situbondo